Jumat, 04 Mei 2012

Band L`arc-en-Ciel berjanji akan datang lagi from ANTARANEWS.com



Jakarta (ANTARA News) - Konser band rock asal Jepang, L`Arc-en-Ciel ditutup dengan lagu "Niji" dan janji Hyde (vokalis) untuk datang lagi ke Indonesia.

"Terima kasih Jakarta, kami akan kembali, `mata ne` (sampai jumpa lagi)," kata Hyde sambil melambaikan tangan sebelum menyanyikan lagu Nidji di Lapangan D Senayan, Jakarta, Rabu malam (2/5).

L`Arc-en-Ciel tampil membawakan 19 lagu dalam konser `outdoor` yang berdurasi dua jam yang terdiri atas hits-hits mereka, antara lain "Ready Steady Go", "Hitomi no Jyuunin", "Fourth Avenue Cafe", dan "Stay Away".

Namun penonton yang berjumlah sepuluh ribu orang, berdasarkan tiket yang disediakan panitia dan habis terjual, bisa ikut bernyanyi bersama di hampir semua lagu.

Terlebih di saat-saat Hyde mengarahkan pengeras suaranya ke arah penonton, seperti saat mereka membawakan dalam lagu "Anata".

Konser L`Arc-en-Ciel di Jakarta berjalan lancar meskipun beberapa kali sempat diguyur hujan dan penonton harus menunggu selama satu jam dari jadwal konser seharusnya dimulai, yakni pukul 19.00 WIB.

Namun para penonton tetap berdiri di tempat mereka masing-masing, "Apalah arti menunggu satu jam setelah menanti kedatangan mereka selama sepuluh tahun," kata Rizky Ahmad (30) yang mengaku penggemar L`Arc-en-Ciel sejak sekolah menengah pertama.

Konser L`Arc-en-Ciel di Jakarta merupakan bagian dari rangkaian tur dunia mereka ke sebelas negara, yakni untuk menandai 20 tahun karier mereka di dunia musik.

Usai menggelar konser di Lapangan D Senayan, Jakarta, pada Rabu (2/1), Laruku akan melanjutkan turnya ke Seoul, Korea Selatan, pada 5 Mei.

Sebelum ke Jakarta, Laruku telah tampil di Singapura, Paris, London, New York, Taipei, Shanghai, Bangkok, dan Hongkong.

L Arc en Ciel Super Junior Dari Korea? from Kapanlagi.com


Kapanlagi.com - Berbagai hal menarik terjadi di konser L Arc en Ciel di Lapangan D Gelora Bung Karno, Jakarta tadi malam, Rabu (02/05). Musikalitas band ini sendiri sudah tidak diragukan lagi ketika membawakan lagu-lagu seperti Chase, Good Luck My Way maupun Ready Steady Go dengan perpaduan kembang api.


Hujan gerimis yang hadir tidak menghalangi semangat penonton di panggung outdoor tersebut. Kala lagu Anata dimainkan dengan iringan lantunan piano, layar raksasa yang cukup hidup dalam menghadirkan background tiba-tiba berubah menjadi lirik raksasa.


Hyde malam itu kembali tampil fashionable dengan sentuhan fashion ala Bjork dan Boy George. Pria tersebut mengenakan topi lebar yang sebenarnya merupakan topi cewek.


Selain itu band yang menyayangkan Jakarta macet tersebut juga menghadirkan hal gokil di atas panggung, seperti kala Tetsuya bercanda menyebut dirinya Super Junior dari Korea kala perkenalan.


"Gua Super Junior dari Korea," kata Tetsu lantas garuk-garuk kepala, "Kamu mau pisang?" lanjutnya yang meledakkan tawa penonton

Konser Perdana L Arc en Ciel di Indonesia Luar Biasa! from Kapanlagi.com



Kapanlagi.com - Indonesia, khususnya Jakarta memang tengah kebanjiran konser. Salah satu band yang tampil memukau dalam konser perdananya di Indonesia adalah L Arc en Ciel, Rabu (2/05/2012). Band yang memiliki fanbase cukup besar di Indonesia ini menampilkan sekitar 20 lagu yang merupakan hits mereka.


Konser ini semakin spesial bukan hanya karena ini adalah konser perdana L Arc en Ciel. Tapi karena penampilan mereka yang memukau lewat stage act enerjik dari masing-masing personil, lighting panggung yang begitu apik dan multimedia yang eye-catching, membuat konser ini menjadi sangat mudah untuk dinikmati. Lirik yang notabene berbahasa Jepang juga tidak menjadi halangan untuk para fans ikut bernyanyi.


Sandra, salah satu fans L Arc en Ciel yang mengaku jauh-jauh terbang dari Surabaya demi menonton penampilan Hyde cs juga mengaku sangat puas dengan penampilan L Arc en Ciel. "Gua menantikan ini selama bertahun-tahun. Selama ini gua cuma bisa melihat penampilan mereka hanya dari DVD konser-konser mereka di negara lain, dan sekarang gua bisa melihat penampilan mereka secara langsung dengan mata kepala gua. Ini benar-benar salah satu hari terbaik gua selama gua hidup," ucap Sandra.


Hal lain yang juga menakjubkan adalah fakta bahwa para personil L Arc en Ciel sudah tidak muda lagi dan mereka bisa konstan tampil dengan penuh semangat selama kurang lebih dua jam. Hujan tidak menjadi penghalang untuk para fans tetap tinggal di area konser, tetap menggoyangkan kepala, atau bahkan tetap berjoget dengan asyik bersama teman-temannya.


Secara musikalitas, tidak diragukan lagi bahwa band yang satu ini memang tergolong konsisten di jalan J-Rock dan mampu menghadirkan inovasi yang membuat fans mereka tidak bosan. Walaupun hanya berempat, musik yang mereka suguhkan terasa penuh dan tidak kosong. Secara keseluruhan, konser ini membuat para penonton dapat tersenyum puas saat berjalan menuju pintu exit, ya minimal pasti ada lah yang kebawa mimpi. Semoga mereka akan mampir lagi ke Indonesia!

L'Arc en Ciel Mengaku Super Junior from Tribunnews.com


Foto  : Vokalis band L Arc en Ciel, Hyde, beraksi dalam konser World Tour 2012 di Lapangan D Senayan, Jakarta, Rabu (2/5/2012). Band rock yang beranggotakan Hyde (vokalis), Ken (gitar), Tetsuya (bass) dan Yukihiro (drum) berasal dari Jepang yang didirikan pada tahun 1991 dan telah menelurkan 13 album.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tuntas sudah penasaran Cielers Indonesia. Pasalnya band idola mereka yang ditunggu sejak lama, L'Arc en Ciel alias Laruku akhirnya menyapa mereka secara langsung.

Ribuan Cielers menumpahkan gembira mereka dalam gegap gempita konser di Lapangan D, Senayan
Konser tersebut dibuka dengan sapaan berupa video pengantar tur dunia Laruku. Video tersebut tertampang pada background besar di panggung dan juga digital big screen yang berada di sisinya.

Tak lama kemudian sang bintangnya acara pun menampakan diri di atas panggung. Ibara No Namida yang disusul dengan Chase lalu Goodluck My Way menjadi tiga lagu yang mengawali perjumpaan Laruku dengan penggemarnya. Situasi di venua pun sudah bisa terbayangkan, semua melonjak kegirangan dan bernyanyi bersama. Koor panjang sukses menggema di Senayan yang juga dihiasi dengan kelap-kelip sticklight penonton yang diacungkan ke udara.

"Halo Jakarta, kami L'Arc en Ciel. Kalian senang bertemu aku? Aku juga.. Aku juga.. Jakarta selamat menikmati," ujarnya dari atas panggung dengan menggunakan bahasa Indonesia. Biar terbata, namun momen tersebut sukses lebih mendekatkan Laruku kepada Cielers Indonesia.

Judulnya memang pesta. Namun, nyatanya air mata pun turut menghiasi di tengah konser berlangsung. Nggak lain adalah Hyde sang vokalis yang nggak sanggup menahan kesedihannya. Lagu Hitomi No Junnin dan Forbidden Love terbukti mempunyai rasa emosional yang membuat Hyde meneteskan air matanya ketika menyanyikan lagu tersebut. Nggak pelak juga dengan beberapa penonton di sekitar HAI yang juga meneteskan air mata.

Namun ada tawa juga yang menghiasi panggung Laruku ini. Nggak lain adalah aksi konyol Ken sang gitaris yang menyapa penontonnya dengan bahasa Indonesia yang panjang. Sembari membaca tulisan yang sudah disiapkan.

Ken bercerita tentang pengalaman mereka di Jakarta. Mulai dari foto-foto di Kota Tua, makan nasi goreng, hingga jalan-jalan ke Pasaraya untuk membeli beberapa oleh-oleh untuk Hyde. Wayang, samurai kecil, gelang-gelang sampai gamelan kecil yang dibelinya langsung diberikan ke Hyde di atas panggung. Lucunya, Hyde nggak sungkan untuk memainkan wayang, gamelan hingga meniup seruling bambu dari atas panggung. Biar nggak piawai memainkannya, momen tersebut sangat sayang untuk dilewatkan.

Setelah encore berlangsung akhirnya giliran Tetsu yang melanjutkan sapaan dengan bahasa Indonesia. Kali ini lebih lucu, ia mengaku sebagai Suju dari Korea. Belum lagi dengan pembagian pisang dan lolipop kepada penonton. Jelas menjadi sebuah sesi yang sangat spesial antara penggemar dan idolanya.

"Gue Suju dari Korea. Upss. Suaranya mana? Apa kamu mau pisang gue? Atau kamu mau jilat lolipop gue?" ujar Tetsuya dengan terbata yang membuat dirinya geli sendiri.

Tentunya nggak hanya gimmick seperti itu saja yang membuat konser meriah. Deretan lagu yang mereka bawakan seperti Seventh Heaven, Driver's High, Stay Away, Ready Steady Go, Anata hingga Niji sukses membuat penonton nggak beranjak pergi dari tempatnya dalam konser yang berlangsung dua jam lebih tersebut.


Live Review: L'Arc-en-Ciel from Rolling Stone


Bisa dikatakan Selasa, 2 Mei 2012 adalah tanggal “Naik Haji” bagi para penikmat dan pemuja musik J-Rock di tanah air. Pasalnya, L’arc-en-ciel, band rock Jepang yang begitu ikonik dan sangat populer sejak era sembilan puluhan itu akhirnya dapat disaksikan secara langsung dalam gelaran L’arc-en-ciel World Tour 2012.

Hyde (vokal), Tetsuya (bass), Ken (gitar), dan Yukihiro (drums) memasukkan Jakarta sebagai pelabuhan kesembilan dalam rangkaian tur dua puluh tahun eksistensi mereka di industri musik dunia. Tak heran banyak dari Cielers Indonesia (sebutan bagi penggemar L’arc-en-ciel di Indonesia) yang menyebut gelaran ini sebagai sebuah mimpi yang menjadi kenyataan.

Para penonton nampaknya ingin segera mewujudkan mimpi di tidur panjang mereka lebih awal. Ini terlihat dari adanya kerumunan yang mulai memadati Lapangan D Senayan, Jakarta sejak pukul satu siang. Padahal, jauh hari sebelumnya, pihak promotor telah menghimbau kepada para penonton agar tidak datang terlalu pagi. Toh, pada akhirnya pintu utama pun baru dibuka pukul empat sore.

Antrian mengular selepas pintu pertama dibuka akhirnya surut sekitar pukul delapan. Sayangnya, semua penonton yang sudah berada di masing-masing tiga kelas festival di depan panggung masih disuguhi panggung raksasa seluas delapan puluh meter yang sunyi dan senyap. Tiga layar LED: dua kiri-kanan dan satu LED besar yang memenuhi latar panggung juga tampak hitam gelap.

Gerimis pun sempat ingin menjadi penampil pembuka pada malam itu. Puluhan panitia yang sedang bersiap tampak kebingungan mengamankan panggung, lighting, dan kelengkapan sound system agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan jika hujan benar-benar turun.

Setengah jam lebih dengan panggung kosong, ketiga layar LED itu akhirnya hidup dan menayangkan tampilan visual apik sebagai intro penyambut naiknya para personel ke atas panggung. Penonton yang sudah mulai bosan sontak berteriak histeris dengan tampilan visual khas L’Anniversary Tour yang menampilkan visualisasi futuristik.

Tepat setelah video yang menampilkan Hyde dalam bentuk robot usai, kwartet asal Osaka, Jepang ini pun langsung menggebrak dengan single pembuka "Ibara No Namida." Histeria penonton semakin menjadi-jadi tatkala Hyde maju ke depan panggung di temani gitaris Ken dan Bassist Tetsuya.

Dua single anyar dari album Butterfly, “Chase” dan “Good Luck My Way” didapuk sebagai dua lagu selanjutnya. Sayang, keluaran sound yang kurang maksimal untuk band sekelas L’Arc-en-Ciel cukup mengganggu kekhidmatan para penonton.

“Halo Jakarta. Kami L’arc-en-Ciel. Kamu senang bertemu aku? Aku juga,” ucap Hyde pertama kali menyapa para penonton usai lagu ketiga. Dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang terbata-bata sambil sesekali melihat contekan, vokalis bernama asli Hideto Takarai ini berusaha ramah dalam sesi MC berbahasa Indonesia yang semuanya dibawakan oleh L’Arc-en-Ciel sendiri.

Konser segera dilanjutkan dengan lagu upbeat “Honey,” sebuah nomor lawas yang cukup populer dari album Ray di tahun 1999. Tak perlu menunggu lama, lagu ini langsung membuat seluruh isi Lapangan D Senayan bergema koor massal kompak.

Drummer Yukihiro yang paling pendiam diantara ketiga personil lainnya mencoba berinteraksi dengan caranya sendiri sesaat sebelum lagu “Revelation” dimainkan. Personil terakhir yang bergabung dengan L’Arc-en-Ciel itu memainkan beat drum seperti beat “We Will Rock You” milik Queen yang kemudian disambut teriakan “Ooooiii…!!!” dari para penonton.

“Hitomi No Juunin” menjadi lagu kedua yang dibawakan dari album Smile (2004) setelah “Revelation”. Lagu ini menjadi salah satu lagu yang cukup dinanti mengingat single ini pernah mondar-mandir di berbagai stasiun radio tanah air pada eranya. Dengan tempo yang lambat, lagu ini cocok untuk menjadi lagu penarik nafas sebelum akhirnya berjingkrak kembali di lagu-lagu lainnya.

“Mantap! Mantap!” ujar gitaris Ken di tengah-tengah jalannya konser. Figur paling kocak pada band yang lahir sejak 1991 ini pun memulai aksi MC Bahasa Indonesia dengan ujaran “Mantap!”.� Maksud hati ingin menceritakan pengalamannya selama di Jakarta, sesi MC Ken malah terlihat seperti sesi komedi panggung malam itu. Penonton pun dibuat tertawa terbahak-bahak oleh sang gitaris.

Di tengah-tengah sesi MC-nya, Ken memberikan buah tangan yang ia dapatkan ketika sedang berjalan-jalan di Jakarta. Sekotak paket berisi wayang, miniatur gamelan, serta sebuah suling bambu diberikan Ken kepada sang pentolan. Ketidaktahuan Hyde dalam memainkan suling yang diberikan Ken sontak jadi bahan tertawaan para penonton yang hadir.

Sesi pengundang tawa lainnya adalah ketika Tetsuya mulai menjadi MC. “Halo, gua Suju dari Korea, ooopppsss,” ujar pendiri band ini sambil bercanda. Penonton langsung tertawa secara kompak mendengar lelucon Tetsu.

“Seventh Heaven”, “Drivers High”, “Stay Away”, hingga “Ready Steady Go” secara berturut-turut dibawakan dengan penuh impresi. Tata visual panggung yang berkualitas, dengan menampilkan live viewing di LED kiri-kanan panggung tanpa delay sedkit saja membuat konser ini layak mendapat acungan dua jempol. Sayangnya hal ini tidak diimbangi dengan kualitas tata suara yang tak kunjung membaik hingga akhir acara.

 Sebagai penutup, “Anata”, “The Fourth Avenue Cafe”, “Link”, hingga lagu wajib “Niji” menjadi encore yang sempurna untuk gelaran pertama Hyde cs di Tanah Air. Konserpun di akhiri dengan sesi lempar pisang dan permen lolly pop oleh bassist Tetsu yang biasa ia lakukan di setiap konsernya.

Sayangnya, sebuah proyek bernama “Bless Project” yang sempat dipersiapkan para Cielers Indonesia kurang berhasil dibawakan mengingat sukarnya koordinasi penonton yang berjumlah lebih dari tujuh ribu orang malam itu. Sekedar catatan, “Bless Project” merupakan ucapan terima kasih para penggemar untuk L’Arc-en-Ciel dengan menyanyikan lagi “Bless” di akhir konser secara bersama-sama.

Akhir kata, meskipun kurang maksimal dalam divisi suara, namun aksi panggung L’Arc-en-Ciel beserta tata visual panggung yang memukau cukup membuat penampilan debut ini sangat berkesan.

Konser L’Arc-en-Ciel Berlangsung Luar Biasa from SIDOMInews


Band rock asal Jepang, L’Arc-en-Ciel (Laruku), akhirnya menggelar konser di Indonesia pada Rabu (2/5) malam di Lapangan D Senayan, Jakarta Selatan. Ribuan penggemar pun memadati lokasi pertunjukan dan hanyut dengan suasana konser.

Euforia pun sudah mulai terasa walau Laruku belum memasuki panggung. Sorakan para penggemar pun menggema begitu layar lebar di dekat panggung memutar video ’L’Arc en Ciel World Tour 2012′. Dan akhirnya, Hyde, Tetsuya, Ken, dan Yuki, naik ke atas panggung dan membuat penonton semakin tak sabar melihat aksi mereka.

Tak lama setelah itu, keempat personel Laruku pun beraksi dan berhasil menghipnotis para fans dengan lagu-lagu mereka yang sudah tidak asing di telinga seperti ‘Ibara No Namida‘, ‘Good Luck My Way‘, ‘Honey‘, ‘Ready Steady Go‘, dan sederet lagu-lagu terkenal lainnya.

Bukan hanya lagu-lagu saja yang membuat konser terasa begitu ‘hidup’. Celetukan atau sambutan dari para personel Laruku yang menggunakan Bahasa Indonesia, sempat mengundang tawa dari para penggemar.

“Halo Jakarta. Kami L’Arc en Ciel. Kalian senang bertemu aku? Aku juga. Jakarta, selamat menikmati,” ujar Hyde terbata-bata.

Tak hanya Hyde, Tetsu yang terkenal sebagai penggemar buah pisang inipun ikut menyapa penonton dengan menyebut dirinya SuJu dari Korea sebelum akhirnya membagi-bagikan pisang dan lolipop pada fans.

Sementara itu, para selebriti tanah air rupanya tak mau ketinggalan menonton konser Laruku yang dinilai langka ini. Piyu ‘Padi’ misalnya, yang berseloroh di Twitter bahwa ia naksir vokalis Laruku, Hyde.

Utk penggemar L'arc-en-Ciel di Indonesia, ga salah kalo cewek2 pd suka sama Hyde..gw jg naksir :D
May 2, 2012 10:36 pm via UberSocial for BlackBerryReplyRetweetFavorite

@piyu_logy
Piyu

Ghaida dari JKT48 pun tak ketinggalan. Rupanya member dari sister group AKB48 ini juga penggemar berat Laruku.

Konser L'arc~en~ciel ini sudah saya tunggu Dr jaman SD akhirnya kesampaian jug a. Terima kasih yg sdh mendatangkn laruku :)))) huaaaaaa
May 2, 2012 11:41 pm via UberSocial for AndroidReplyRetweetFavorite

@ghaidaJKT48
ghaida farisya

Ken "Laruku" Borong Pajangan Tradisional Indonesia from Okezone.com



JAKARTA - Kitamura Ken (44) gitaris L’Arc En Ciel atau Laruku saat tiba di Jakarta langsung melipir ke Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, untuk memborong pajangan-pajangan khas Indonesia.

Hal itu dituturkan Neelam Vaswani tim dari promotor Maygops Studios, selaku pihak yang bertanggung jawab memboyong band asal Jepang itu ke Jakarta.

“Yang senang jalan-jalan itu Ken, sampai ke Jakarta, begitu check in langsung deh jalan-jalan. Dia beli barang tradisional, seperti pajangan dan lain-lain,” tutur Neelam kepada Okezone saat berbincang via telepon.

Dijadwalkan musisi kelahiran Osaka, 28 November 1968 itu bersama temannya, Hyde (vokal), Tetsuya (bas) dan Yukihiro (drum) tampil malam malam ini di Lapangan D Senayan Jakarta. Mereka pertama kalinya tampil di Tanah Air sejak berdiri pada 1991.

Diluar Laruku Ken memiliki proyek band bernama Sons of All Pussys (S.O.A.P) yang didirikannya bersama Yasunori "Sakura" Sakurazawa mantan drummer Laruku pada 2002. Di sana, Ken jadi gitaris juga vokalis.